Minggu, 11 Mei 2025

Kunikmati Tubuh Istri Tetangga Baikku



 


 Asmin adalah sahabat baik ku , dia sudah beristri dan mempunyai dua anak. Istrinya namanya Fitri, dia sangat cantik dan seksi. Perawatan nya memiliki tinggi kurang lebih 165cm dengan berat badan 70kg, badannya sangat seksi itu bisa dilihat dari postur tubuhnya yang bahenol.

payuadaranya yg kencang menantang dan pantatnya yang aduhai sangat menarik,bulat ketat. Keluarganya bisa dibilang sangat harmonis meskipun terkadang terjadi perbedaan pendapat. Asmin bekerja disalah satu perusahaan besar dibandung,aku kurang jelas jabatannya sebagai apa, yang jelas dia selalu pulang larut malam demi menyelesaikan tugasnya. Aku dan Asmin sudah bagaikan saudara, kalau salah satu dari kita ada masalah kita pasti saling tukar pendapat. Ooohh ya tidak lupa aku memprkenalkan diri namaku Andy, umurku 40 tahun, aku masih bujang dan tinggal sendiri drumah yang lumayan besar. Aku sendiri mempunyai usaha mebel yang sudah berkembang jadi bias dibilang ekonomiku sudah lebih dari cukup. Sudah lama aku tidak berkunjung kerumah temanku Asmin karena kesibukan kita masing-masing.

Singkat cerita, suatu hari saat aku sedang santai dirumah tiba-tiba ada bel berbunyi.

“ting tong”
Aku membukakan pintu, dan ternyata Fitri istri Asmin yang datang kerumahku.

“Eeehh Fitri’ silahkan masuk, mari duduk” sapaku kepada Fitri
Kemudian Fitri masuk dan duduk diruang tamu rumahku.

“ada apa niih kok tumben kamu kerumahku Fit” tanyaku
“gak papa mas,aku lagi berantem mas sama suamiku” jawab Fitri
“Emang berantem kenapa”
“biasa gitu mas, mas Asmin orangnya egois,maunya menang sendiri gak mau nurutin yang aku mau, padahal aku gak meminta yang aneh2 hloo”

 “eMang minta apa to Fit” tanyaku penasaran
“Aaaahhh udah lah mas gak usah bahas itu aku males” ketus Fitri
“iya deeh kalo gitu” jawabku
“Ohh ya mau minum apa Febb” maf aku sampe lupa menawarimu minum
“apa aja mas” jawab Fitri

Sampai didapur entah setan apa yang menghinggapiku aku mempunyai pikiran jelek untuk bisa memanfaatkan suasana dengan meniduri istri teman baikku tersebut, sejenak aku terdiam sendiri didapur tapi pikiran kotor itu malah tambah berputar-putar diotakku. Aku menuju kamarku sebentar untuk mengambil obat perangsang yang aku beli setelah membaca Cerita Panas di Internet. Lalu aku mencampurkan obat persangsang tersebut dalam minumannya dan aku kembali keruang tamu. 

“Maaf agak lama ya Fit” ucapku
“iya gak papa kok mas,santai aja” jawab Fitri
“itu silahkan diminum Febb”

Lalu Fitri pun meminumnya. Kita lanjut mengobrol biasa saja, Fitri mulai bercerita panjang lebar tentang ketidak haromisan keluarganya akhir2 ini. Akupun menaggapinya dengan baik, memberikan saran-saran seakan-akan aku lebih dewasa. Setelah 20 menitan kita ngobrol panjang lebar Fitri mulai merasa kegerahan (dalam hati aku berkata waah ini obat perangsangnya mulai bereaksi) dan akupun bertanya.

“Kenapa kamu Fit”
“gak tau niih mas rasanya badanku panas semua” jawab Fitri
“Sini deeh Fit masuk ruang tengah,ada kipas angin kok” ajakku
Fitripun masuk keruang tengah rumahku dan aku nyalakan kipas angin gantung.
“Febb aku tinggal sebentar ya,aku mau kekamar mandi” ucapku
“Iyha mas” jawab Fitri

Aku sengaja berpura-pura kekamar mandi untuk mengintip gimana reaksi Fitri selanjutnya. Didalam aku melihat Fitri mulai meraba-raba lehernya, mengudal-adul rambutnya, tangan yang satu memegang payudaranya sendiri, tangan yang satu memegang memek nya meski Cuma dari luar celana yang ia kenakan. Aku didalam melihat Fitri birahi akupun juga ikut terangsang dan tak lama aku keluar kembali keruang tengah dan aku melihat Fitri sangat birahi.

Tanpa banyak kata Fitri langsung menarik tanganku dan langsung menciumiku. Fitri melumat abis bibirku dan akupun yang sudah terangsang meladeni permainan bibir Fitri. Terdengar suara lirih dari Fitri “Puaskan aku mas”. Akupun tambah bersemangat mendengar lirihan Fitri. Tangankupun segera merambat ke payudara Fitri, sambil ciuman aku meremas remas payudara Fitri, terasa sangat kenyal meskipun abru dari luar bajunya. Tangan Fitripun mulai memegang penisku yang sudah dari tadi sangat tegang dan kenceng sekali.

Aku mulai membuka baju Fitri, kubuka kancing bajunya satu persatu dan melepaskan BH nya sekalian dan tampaklah susu montok kenceng sekali milik Fitri, aku yang sangat bernafsu langsung melumat kedua putting merah merona milik Fitri. Fitri mendesah kenikmatan “Aaaahhhh….Aaaahhhh..Puaskan aku mas” rintihan lirih Fitri. Sambil melumat putting Fitri tangank membuka celana Fitri dan celana dakamnya kemudian aku memasukan jariku kedalam vagina Fitri Fitri tambah merintih “Aaaarrrggghhh….. Maaasssss….” Aku terus memasuk dan keluarkan jariku dari vagina Fitri. 5 menit berselang Fitri merintih “Maaasssss…… Akkuu… Keluuuuaaarrrr…….” Fitri orgasme untuk yang pertama.

Setalah Fitri orgasme aku menarik jariku dari memek Fitri kemudian menyorohkan penisku kemulut Fitri dan Fitripun langsung melumat batang kejantananku tersebut dengan lahapnya. Kepalaku tersentak merasa kemnikmatan yang tiada taranya saat Fitri melumat habis penisku. Sambil penisku dilahap oleh Fitri tangankupun meremas remas payudaranya. 5 menit Fitri mengulum penisku aku kemudian mencabut penisku dari mulut Fitri dan mengarahkannya ke vaginanya. Kubuka lebar lebar kedua paha Fitri dan perlahan kumasukan penisku “Blleeeeeesssss” seluruh penisku menancap di vaginanya.

Kumaju mundurkan penisku yang bersarang di vaginanya. Fitri mendesah “AAaaaahhhhhh…” menikmati persetebuhan ini. Aku terus memompa vagina Fitri yang terasa sangat menjepit itu. Sekitar 10 menit aku memompanya dengan posisi Fitri dibawah aku inin berganti posisi dan mengangkat tubuh Fitri jadi sekarang tubuh Fitri berada diatasku menindihku. Goyangan-goyangan Fitri terasa sangat nikmat sekali. Fitri memompa penisku, memaju maundurkan pantatnya membuat dia selalu merintih kenikmatan. Sekitar 3 menit Fitri memompaku rintihannya kembali keluar “Aaaahhhhh…Aaaahhhhhhhh…..Maaaaasssss… Andiiiin….. keluar lagi…… untuk kedua kalinya Fitri orgasme, raut wajah puas menyelimuti Fitri. 

 Sesudah Fitri orgasme untuk yang kedua kalinya aku berganti gaya, sekarang aku menyuruh Fitri nungging atau yang terkenal gaya “doggy style”. Aku masukan penisku lagi ke memeknya,kusogok Fitri dari belakang,kumaju mundurkan penisku dan sambil kuremas-remas dua gunung kembar Fitri. “Aaaahhh,,,Maaasss….Maaaasss….Dasyat…..” terucap dari bibir Fitri saat sedang kuodok dia dari belakang. “Ploooook….Plloookkk…..Pllllooookkk….suara benturan tubuhku dengan Fitri menghiasi pergumulan ini.

Sambil kusodok dia dari belakang salah satu jariku masuk kedalam anus Fitri dan tanpa bertanya Fitri pun mengangguk tanda dia setuju jika penisku menghantam anus Fitri. Langsung saja kumasukkan penisku kedalam anus Fitri. Sungguh luar biasa, rasanya sangat sempit sekali, penisku terasa seperti terjepit. Desahan Fitri pun semakin mengeras ketika aku memasukkan penisku di anusnya “Oooouuuuuhhhhhh…..Oooouuuuhhhhh….” desahan Fitri pun semakin membuat aku bersemangat. Kupercepat gerakanku memaju mundurkan penisku di anusnya.

15 menit berselang aku rasakan kalo aku sudah mau orgasme aku mencabut penisku dari memeknya dan mengarahkan penisku di mulut Fitri dan meminta Fitri untuk mengulumnya. Dikulumlah penisku oleh Fitri dengan sangat nafsu dan sekitar bebrapa menit Fitri mengulum penisku aku menekan kepala Fitri dan “crooootts….croootttsss…crooottsss….. terasa banyak sekali spermaku membasahi mulut Fitri, Fitri menelan abis semua spermaku lalu kukecup kening Fitri sambil kubisikan “kamu sangat binal Fit” dan Fitri pun hanya tersenyum.

Kemudian aku mengajak Fitri untuk mandi bersama membersihkan badannya dari air liur yang membasahi tubuh Fitri. Dan saat mandi kembali penisku berdiri kencang, dan langsung kutarik Fitri dan kembali lagi kita melakukan hubungan intin itu kurang lebih 30 menit. Setelah selesai dari kamar mandi kemudian kita menuju ruang tengah dan bersantai melihat televisi.  Tibalah sore hari dan Fitri pun berpamitan untuk pulang dan aku meng”iya”kannya dan tak lupa aku mengecup bibirnya untuk perpisahan kepuasan kita. Sesudah kejadian itu setiap Fitri bertengkar dengan suaminya Fitri selalu datang kerumahku dan selalu berakhir dengan berhubungan intim tanpa sepengetahuan suaminya yang dimana itu adalah teman baikku sendiri.