Part 4
Betapa besar rasa cemburunya ketika dia melihat bagaimana istrinya dgn lincah dan ganas melonjak-lonjak di atas tubuhku. Namun baik istriku dan tetanggaku tak berdaya untuk menghentikan apa yg sedang kami lakukan. Mereka hanya melihat apa yg kami lakukan dgn perasaan yg tak menentu.
Tetapi perasaan panas dan cemburu yg melanda hati tetanggaku dan istriku secara perlahan tergantikan oleh rangsangan berahi yg menjalar di seluruh pembuluh darah mereka melihat bagaimana aku dan istrinya melonjak-lonja meraih nikmat serta mendengar erangan-erangan istrinya yg membuat nafsu berahi keduanya naik dgn cepat.
Sambil melihat apa yg kami lakukan, mereka saling meremas dan meraba membuat nafsu mereka membumbung tinggi., Dan mereka bercumbu di depan pintu sambil memperhatikan kami, pakaian yg istriku kenakan sudah setengah terbuka. Buah dada istriku yg besar membusung indah sudah terbuka dan diremas-remas oleh tetanggaku sambil melihat yg kami lakukan
Dan pada saat aku sedang di atas tubuh istrinya, nampaknya nafsu mereka sudah tak tertahankan lagi, mereka langsung masuk kamar dan melepaskan semua pakaian hingga akhirnya bugil.
Istriku dibimbingnya agar berbaring dibagian kosong tempat tidur, namun kaki istriku masih terjulur di lantai. Tanpa memperhatikan kami yg sedang bengong melihat kedatangannya. Tetanggaku langsung mengangkat paha istriku hingga terkangkang, meletakkan kedua lututnya ke pinggir tempat tidur dan mengarahkan batang k0ntolnya yg sangat tegang dan keras ke mulut liang memek istriku yg basah menunggu dimasuki oleh batang k0ntol yg keras.
Lalu dia mulai menggenjot tubuh istriku dgn cepat hingga tubuh istriku melonjak-lonjak dan mengerang nikmat. Rangsangan nafsu begitu menguasai istriku dan tetanggaku, sehingga mereka langsung merasa berada di awang-awang dilambungkan oleh kenikmatan yg tak terhingga.
Rangsangan kembali menjalar di tubuh istri tetanggaku melihat suaminya tdk mempedulikan dirinya, dia menggerakka pinggulnya agar k0ntolku kembali menggaruk-garuk memeknya yg kembali gatal.
Geliat tubuh istri tetanggaku semakin liar dan ganas seperti mendapat tambahan tenaga baru ketika dia lihat disampingnya suaminya dgn liar dan ganas sedang menghentak-hentakan pinggulnya dia atas tubuh istriku.
Akhirnya gelanggakupun menjerit keras meraih orgasme yg terakhir kali. Tangannya mencengkram kaku pundakku.
Tubuh kamipun berkelojotan selama beberapa saat dan akhirnya ambruk, lemah lunglai tak berdaya….
Hanya beberapa detik berselang, rupanya puncak kenikmatan yg dirasakan istriku dan tetanggakupun datang menyergap mereka sehingga dgn badan yg melenting kakupun mereka menjerit nikmat hampir bersamaan
“Aaaaakkkkhhhhh………..”. Tubuh tetanggaku ambruk dan berbaring telentang disamping tubuh istriku dgn kaki terjulur di lantai.
Ruangan kamar itupun hening….
Kejadian hari ini adalah pengalaman pertama yg tak terlupakan, dimana kami main berempat. Dan sejak saat itu seolah-olah telah diresmikan oleh kami berempat, aku boleh meniduri istrinya kapan saja aku mau dan akupun merelakan istriku digaulinya kapankun dia mau.
TAMAT.
